Kapan Harus Ke Dokter Gigi?




Beberapa hari terakhir ini saya merasakan ngilu pada gigi. Awalnya saya pikir biasa saja, mungkin pengaruh makanan atau minuman. Tapi setelah sekian hari rasa ngilu bukannya berkurang malah bertambah.

Akhirnya pagi ini saya ke dokter gigi untuk mengadu nasib. "Wooo, pantas..." kata dokter setelah melakukan observasi. Sayapun kaget. "Waduh! Jangan jangan kerusakannya parah" batinku, sambil tetap membuka mulut.

Selama ini saya merasa sudah cukup dengan menyikat gigi secara rutin dua kali sehari, ternyata saya salah. Setiap orang yang punya gigi harus ke dokter gigi secara berkala meski tanpa keluhan.

Yang terjadi pada beberapa gigi saya adalah bagian leher mulai terbuka, tidak lagi tertutup oleh gusi sehingga menjadi sensitif terhadap berbagai rangsangan dari luar. Penyebabnya adalah cara saya menggosok gigi salah. YAng benar adalah gigi harus disikat sesuai arah tumbuhnya. 

"Tapi, Dok. Itu kan teori. Praktiknya susah. Yang penting kan gigi jadi bersih"

"Menyikat gigi secara serampangan dan kasar akan merusak gigi dan gusi!” tegas dokter.

Dokter kemudian memberikan beberapa advice tentang apa dan bagaimana saya harus menjaga kesehatan gigi.


Gigi bungsu yang tumbuhnya tidak normal harus dicabut
.
Perlu diketahui bahwa di usia saya yang masih terbilang ABG ini, gigi saya sudah berkurang satu. Gigi yang paling bontot tumbuhnya nyerong, jadi harus dieksekusi beberapa tahun lalu. Itu pertama kali saya menemui dokter gigi. Tentunya saya tidak mau gigi saya tanggal sebelum jadi kakek-kakek. Karena itu saya telah berjanji kepada diri sendiri untuk lebih menjaga kesehatan gigi dan mengunjungi dokter gigi secara berkala.

Sepulang dari dokter gigi tadi pagi, saya sempat browsing dan mendapat satu referensi yang sangat baik untuk belajar tentang kesehatan gigi. Dari artikel tersebut saya jadi tahu penyebab gigi ngilu dan cara merawatnya.

Satu hal yang membuat saya kaget setelah ke dokter gigi adalah ternyata salah satu gigi geraham saya terdapat lubang. Meski lubangnya masih sangat kecil tapi kalau dibiarkan bisa semakin parah.

Jangan tunggu gigi rusak baru ke dokter gigi!

Hanya ada dua alasan Anda tidak perlu merawat gigi. Pertama, Anda naiknya motor matic. Kedua, Anda ingin menetap di Afrika.


Hanya orang Afrika yang merasa ganteng dengan gigi ompong

2 comments

2 comments :

  1. Kalo naik motor matic gigi bisa kenapa gan? Orang Afrika antik juga ya, gigi ompong dianggap ganteng, hahaha...

    salam,
    http://alrisblog.wordpress.com

    ReplyDelete